Siapapun pasti menginginkan situsnya memiliki akses yang cepat dan wush wush … Berbagai macam cara dilakukan orang dalam upayanya meningkatkan kecepatan akses websitenya tersebut mulai dari sekedar memilih lokasi server, optimalisasi website, memanfaatkan tools2 pihak ketiga dan lain sebagainya.

Cara sederhana yang paling lazim dilakukan oleh para calon pemilik website adalah menentukan lokasi server. Dan biasanya cara yang sering dilakukan adalah dengan melakukan PING terhadap IP server atau domain. semakin pendek result test ping sudah dianggap aksesnya pasti paling cepat.

Namun ada banyak pertimbangan lain apa saja yang akan menentukan kecepatan akses / load sebuah website:

1. Koneksi si pengakses.
Jika secara real sebenarnya sebuah website sudah memiliki akses yang wush namun jika diakses oleh pengunjung yang kualitas koneksi internetnya payah, ya sama saja. ?

2. Jenis website dan kontent yang terdapat didalamnya.
Sebuah website yang penuh dengan file gambar, terutama gambar yang dihasilkan oleh “get content” dari script iklan maka semakin beratlah akses web yang bersangkutan. Apalagi ukuran gambar tersebut segede layar bioskop ?
Jenis aplikasi website (bisa cms, themes, coding dll) itu sendiri juga sangat menentukan tingkat load sebuah website.

3. Kondisi server yang ditempati website.
Hal ini sangat mungkin terjadi jika sebuah website menempati sebuah server shared hosting. Sebagaimana kita tahu bahwa shared hosting adalah sebuah server yang ditempati oleh ratusan bahkan ribuan website. Jika web-web yang menempati server tersebut sebagian besar sedang menlayani high trafik maka load cpu server juga akan turut naik. semakin tinggi load cpe artinya semakin berat kinerja server tadi dan tentunya akan berimbas kepada kecepatan akses website anda.

4. Spesifikasi server
Yang kita maksud disini adalah spesifikasi server secara keseluruhan mulai dari jenis processor, memory, speed cpu, cpu core, port koneksi dan lain2. Semakin bagus spesifikasi sebuah pc server maka kemampuan dalam melayani kebutuhan website anda akan semakin bagus pula. Namun perlu diingat secanggih apapun sebuah perangkat jika tanpa didukung skill teknisi yang sanggup memanage server dengan baik maka tetap percuma saja.
Pihak pengelola server, dalam hal ini adalah provider hosting ada yang juga turut berupaya memaksimalkan kinerja server demi memperoleh akses server yang ringan untuk diakses seperti memasang load balancer webserver, nginx, litespeed, CDN cloudflare dll. Akan tetapi sekali lagi, hal tersebut tetap mubazir dan percuma saja jika faktor2 sebelumnya sebagai syarat agar sebuah website aksesnya wush tidak terpenuhi.

5. Lokasi server.
Nah lokasi server adalah faktor terakhir yang menentukan kecepatan sebuah website. Jangan heran jika sebuah website lokasi server berada di server Indonesia (IIX) namun aksesnya sangat berat dan lambat bahkan jauh lebih lambat dari pada website lain yang berada di server USA karena faktor2 seperti yang kita sebutkan diatas.

 

Bagaimana dengan tools2 yang disediakan oleh website lain yang berfungsi untuk mengukur kecepatan akses, uptime, respon time, load average seperti host-tracker, network-tools dll?

Syah2 saja memanfaatkan tools tersebut. Namun tidak bisa dijadikan tolok ukur 100% karena ada banyak faktor lain yang mempengaruhinya. Misal tools tersebut disediakan oleh website yang lokasi servernya berada di USA, kemudian kita gunakan untuk “test” server yang ada di Indonesia atau sebuah website lain yang kebetulan lokasi servernya jauh lebih dekat dengan lokasi server website si penyedia tools tadi maka sudah bisa dipastikan perbandingan hasil yang ditampilkan akan terlihat website yang menempati lokasi lebih dekat dengan server penyedia tools tadi akan terlihat lebih responsif dan lebih cepat diakses.

Pembayaran

Maaf, tidak menerima pembayaran dengan TRANSFER PULSA!!

Jam Kerja

Senin s/d Sabtu

» Marketng / Billing : 09.00 - 21.00
» Customer Service : 09.00 - 00.00
» Support / Teknisi : 24 Jam
 
Minggu dan Libur Nasional secara official kami libur. Tapi secara teknis kami tetap melayani klien seperti biasa, Namun tidak seefektif hari dan jam kerja. (respond sedikit lambat)